
Siapa bilang diet harus selalu identik dengan makanan hambar dan tanpa camilan? Kalau kamu penggemar mochi, camilan kenyal asal Jepang yang biasanya manis dan lengket, kabar baiknya adalah mochi tetap bisa masuk ke menu diet. Kuncinya ada di bahan dan cara pengolahannya. Versi mochi yang dijual di pasaran memang cenderung tinggi gula dan kalori, apalagi jika sudah diberi isian seperti kacang manis, cokelat, atau keju. Tapi dengan sedikit modifikasi, kamu bisa membuat mochi rumahan yang tetap enak tapi jauh lebih ramah untuk program diet.
Kenapa Mochi Bisa Masuk Menu Diet?
Mochi berbahan dasar tepung ketan, yang kaya karbohidrat dan rendah lemak. Memang, tepung ketan bukan karbohidrat kompleks seperti oats atau quinoa. Tapi jika dikonsumsi dalam porsi kecil, mochi bisa jadi sumber energi yang mengenyangkan. Selain itu, tekstur kenyalnya membuat orang cenderung mengunyah lebih lama, hal kecil yang bisa membantu tubuh merasa kenyang lebih cepat. Tentu saja, semuanya kembali ke isian dan takaran. Mochi yang dibalut gula dan susu kental manis jelas bukan pilihan terbaik. Tapi mochi isi buah segar atau pasta kacang tanpa gula? Nah, itu bisa jadi alternatif menarik.
Resep Mochi Rendah Kalori ala Diet Sehat
Berikut resep mochi homemade cocok untuk kamu yang lagi diet:
Bahan Kulit:
- 100 gram tepung ketan
- 150 ml air
- 1 sendok makan stevia atau erythritol (opsional)
- 1/2 sendok teh ekstrak vanila (opsional)
- Sedikit garam
- Tepung maizena secukupnya (untuk taburan)
Isian:
- Potongan buah segar kecil (stroberi, mangga, atau kiwi)
- Atau 1 sendok makan selai kacang alami tanpa gula tambahan
- Atau pasta kacang merah tanpa gula (buat sendiri agar tahu isinya)
Cara Membuat:
- Campur tepung ketan, air, pemanis, vanila, dan garam dalam mangkuk tahan panas. Aduk hingga larut dan tidak ada gumpalan.
- Kukus adonan selama 20 menit hingga matang dan transparan. Bisa juga dimasak di microwave 2–3 menit, aduk, lalu tambah 1–2 menit lagi sampai kenyal.
- Angkat adonan, diamkan hingga hangat (bukan dingin), lalu taburi permukaannya dengan maizena agar tidak lengket.
- Ambil sejumput adonan, pipihkan, beri isian buah atau pasta, dan bulatkan.
- Simpan di kulkas dulu 10–15 menit agar bentuknya lebih stabil dan segar saat dimakan.
Tips Agar Tetap Diet-Friendly
- Gunakan pemanis alami non-kalori seperti stevia atau erythritol.
- Hindari isian tinggi gula atau lemak, seperti cokelat batang atau selai instan.
- Tambahkan serat, misalnya dengan menabur sedikit chia seeds ke dalam adonan atau mencampur adonan dengan pure labu kukus.
Penutup
Mochi bisa tetap menjadi camilan lezat meski kamu sedang menjaga asupan kalori. Dengan bahan yang tepat, porsi yang terkontrol, dan sedikit kreativitas, kamu bisa menikmati mochi tanpa rasa bersalah. Diet bukan soal menyiksa diri, tapi soal memilih versi yang lebih cerdas dari makanan yang kamu suka. Selamat mencoba resepnya dan ingat, yang penting konsistensi, bukan kesempurnaan. Sesekali mencoba mochi yang sehat bukan masalah. Justru bisa menjadi penyelamat mood di tengah hari yang panjang.
Dapatkan produk bumbu berkualitas? KLIK DISINI atau kunjungi marketplace kami : Shopee Tokopedia OLX
Baca Juga : Cara Mudah Membuat Nugget Ikan Bandeng yang Gurih dan Lezat


No responses yet